Kamis, 13 Oktober 2011

Causative Sentences


Causative adalah Kalimat yang menyatakan bahwa orang lain lah yang melakukan pekerjaan untuk subjek kalimat. Bentuk Causative ini beraneka ragam. Anda dapat menggunakan salah satu dari penjelasan di bawah ini: Selamat belajar:

1. Active Causative

a. Causative "Have"


Rumus: Subject + have/has + someone + kata kerja Bentuk I

Contoh:
  1. I have him clean my shoes (saya menyuruhnya membersihkan sepatuku)
  2. Mary has George climbs the tree
  3. You must haveSusie study hard
b. Causative "Get"

Rumus: Subject + Get + someone + to infinitive

Contoh:
  1. He gets John to brush the shoes
  2. They get me to wash the clothes
  3. She will get Anne to accompany her to the party tomorrow
2. Passive Causative

Rumus: Subject + have/get + object + kata kerja Bentuk III

Contoh:
  1. The government got the bridge built quickly
  2. We must have the floor cleaned as soon as possible
Tambahan:

a. Causative "Make"


Penggunaannya sama dengan causative di atas, namun perintahnya lebih keras (sedikit memaksa)

Rumus: Subject + Make + someone + Kata kerja bentuk I

Contoh:
  1. The teacher always makes the students stay in their own seats
  2. Bob made his son be quiet in the library
b. Causative "Want"

Rumus: Subject + Want + object + Kata Kerja Bentuk III

Contoh:
  1. I  want  this chairs painted (saya mau kursi-kursi ini dicat)
  2. He wants the cars repaired

Macam - Macam Gelar Akademik di Indonesia


Gelar Sarjana (S1)
Sarjana (S1)
Sarjana Sastra (S.S)
Sarjana Humaniora (S.Hum)
Sarjana Hukum (S.H)
Sarjana Ilmu Politik (S.I.P)
Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos)
Sarjana Psikologi (S.Psi)
Sarjana Kedokteran (S.Ked)
Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G)
Sarjana Pertanian (S.P)
Sarjana Teknologi Pertanian (S.T.P)
Sarjana Peternakan (S.Pt)
Sarjana Perikanan (S.Pi)
Sarjana Kehutanan (S.Hut)
Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H)
Sarjana Sains (S.Si)
Sarjana Sains Terapan (S.ST)
Sarjana Teknik (S.T)
Sarjana Komputer (S.Kom)
Sarjana Seni (S.Sn)
Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Sarjana Agama (S.Ag)
Sarjana Farmasi (S.Far)
Sarjana Pariwisata (S.Par)
Sarjana Ekonomi (S.E)

Gelar Master (S2)
Master of Management (M.Mgt)
Master of Science (M.Si)
Master of Engineering (M.Eng)
Master of Computer Science (M.Comp. Sc)
Master of Applied Science (M.App.Sc)
Master of Business Administration (MBA)
Master of Architecture (M.Arc)
Master of System Industrial Engineering (MSIE)
Master of Economic (M.Econ)
Magister Sains Akuntansi (MSA)
Master of System Electrical Engineering (MSEE)

Gelar Doctor (S3)

Ph.D - Doctor of Philosophy
D.Eng - Doctor of Engineering
D.Sc - Doctor of Science
D.Econ - Doctor of Economic
DBA - Doctor of Business Administration


Perbedaan Doktor (Dr.) dengan Dokter (dr.)

Doktor (Dr.) adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menempuh jenjang doktoral (S3)

Dokter (dr.) adalah gelar yang diberikan kepada seseorang yang telah menempuh masa residensi dan mendapatkan surat ijin praktek, atau dengan kata lain telah menjadi profesional.

Gelar-gelar dokter spesialis :

Sp.A - spesialis anak
Sp.An - spesialis anastesi
Sp.And - spesialis andrologi
Sp.B - spesialis bedah umum
Sp.B KBD - spesialis bedah (Konsultan Digestif/Pencernaan)
Sp.B.Onk - spesialis bedah onkologi
Sp.BA - spesialis bedah anak
Sp.BO - spesialis bedah orthopedi
Sp.BM - spesialis bedah mulut (dokter gigi)
Sp.BP - spesialis bedah plastik
Sp.BS - spesialis bedah syaraf
Sp.BU - spesialis bedah urologi
Sp.F - spesialis kedokteran forensik
Sp.G - spesialis gizi
Sp.GK - spesialis gizi klinik
Sp.JP - spesialis jantung dan pembuluh darah
Sp.KG - spesialis konservasi gigi (termasuk penambalan dan perawatan urat saraf gigi)(dokter gigi)
Sp.KGA- spesialis kedokteran gigi anak (dokter gigi)
Sp.KJ - spesialis kedokteran jiwa atau Psikiater
Sp.KK - spesialis penyakit kulit dan kelamin (dermatologi)
Sp.KN - spesialis kedokteran nuklir
Sp.KO - spesialis kedokteran olahraga
Sp.KP - spesialis kedokteran penerbangan
Sp.M - spesialis mata
Sp.MK - spesialis mikrobiologi klinik
Sp.Ort - spesialis orthodonti (meratakan gigi)(dokter gigi)
Sp.OG - spesialis obstetri ginekologi (kebidanan dan kandungan)
Sp.Ok - spesialis kedokteran okupasi (kerja)
Sp.OT - spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi
Sp.P - spesialis paru (pulmonologi)
Sp.Perio - spesialis periodonsia (jaringan gusi dan penyangga gigi)(dokter gigi)
Sp.PA - spesialis patologi anatomi
Sp.PD - spesialis penyakit dalam
Sp.PK - spesialis patologi klinik
Sp.R - spesialis radiologi
Sp.RM - spesialis rehabilitasi medik
Sp.S - spesialis saraf (neurologi)
Sp.THT-KL - spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher
Sp.U - Spesialis Urologi